Cakrawalanews.co-Menteri Pertahanan Republik Indonesia, Jenderal TNI (Purn) Sjafrie Sjamsoeddin, menyoroti dinamika geopolitik global yang kini diwarnai persaingan kompleks antarnegara besar.
Dalam pengarahannya pada agenda Retreat Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) di Pusat Kompetensi Bela Negara BPSDM Kemhan, Bogor, Sabtu 31 Januari 2026, Menhan menegaskan bahwa kompetisi tersebut memicu potensi ketegangan yang terus meningkat dan menuntut kesiapsiagaan seluruh elemen bangsa.
Menhan Sjafrie menekankan pentingnya peran insan pers untuk terus memperbarui informasi terkait perkembangan global agar Indonesia tidak tertinggal dalam merespons situasi yang bisa berdampak langsung pada stabilitas domestik.
Ia juga mencermati situasi regional di Asia yang kian mengkhawatirkan, terutama dengan adanya fenomena negara-negara besar yang sering kali memaksakan diri sebagai juru damai. Menhan menegaskan bahwa setiap strategi yang diambil pemerintah harus menempatkan perlindungan terhadap kepentingan nasional sebagai prioritas utama di atas segalanya.
Kondisi dialog dan komunikasi antarnegara yang tengah diuji saat ini menuntut kearifan dari para pemimpin di kawasan Asia guna meredam eskalasi konflik.
Senada dengan semangat kolaborasi tersebut, Menteri Pertanian Amran Sulaiman dalam kesempatan terpisah juga menyampaikan bahwa pers memiliki peran krusial dalam memberikan kritik yang membangun.
Menurutnya, masukan konstruktif sangat dibutuhkan karena pembangunan bangsa merupakan tanggung jawab bersama yang harus dilakukan secara berkesinambungan demi generasi masa depan.( wa/an)














