Cakrawalanews.co-telah menerjunkan tim khusus untuk mempercepat penanganan Warga Negara Indonesia (WNI) di Phnom Penh melalui pendataan, asesmen kasus, serta penerbitan Surat Perjalanan Laksana Paspor (SPLP) bagi mereka yang tidak memiliki dokumen perjalanan.
Santo menjelaskan bahwa saat ini para WNI tersebut tinggal di berbagai rumah singgah di Kota Phnom Penh sembari menunggu jadwal kepulangan ke Tanah Air. Guna memastikan keamanan dan efisiensi birokrasi, pihak KBRI juga telah menyiapkan fasilitas penampungan sementara yang terpusat sehingga proses administrasi dapat berjalan lebih cepat.
Selain memfasilitasi kebutuhan logistik dan dokumen, Santo turut memberikan imbauan keras agar para WNI tetap waspada terhadap segala bentuk penipuan yang mengatasnamakan pihak kedutaan. Ia menegaskan bahwa seluruh layanan di KBRI tidak dipungut biaya sama sekali, kecuali untuk biaya resmi penerbitan SPLP.
Di samping itu, para WNI diminta untuk menjaga komunikasi aktif dengan pihak keluarga di Indonesia guna mendapatkan dukungan moril maupun teknis yang diperlukan dalam memperlancar proses pemulangan mereka.( aw/ar)










