Surabaya, CakrawalaNews.co – Adanya kabar dugaan kebocoran data pada situs resmi Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) yang ramai beredar di media sosial dipastikan oleh Pemkot Surabaya adalah hoaks atau tidak benar.
Kepala Dispendukcapil Kota Surabaya, Eddy Christijanto, mengatakan bahwa data yang muncul di laman website tersebut bukanlah kebocoran, melainkan bagian dari upaya resmi Pemkot Surabaya untuk menertibkan administrasi kependudukan warga.
Menurutnya, data yang terpublikasi tersebut merupakan data tahun 2024 mengenai warga yang keberadaannya tidak ditemukan saat petugas kelurahan melakukan upaya “jemput bola”. Bahkan, hingga Juni 2024, domisili warga tersebut masih belum diketahui.












