Delegasi Hungaria itu diterima oleh seluruh pimpinan DPRD Surabaya dan para anggota DPRD.
Mereka bahkan larut dalam diskusi membahas rencana kerja sama kedua belah pihak. Mereka saling bertanya dan komentar.
Para anggota DPRD dan perwakilan Pemkot Surabaya mendiskusikan Buku Go Hungaria Go Indoensia 1 dan 2. Keduanya mengupas hubungan bilateral Hungaria dan Indonesia.
Buku Go Hungaria Go Indoensia itu telah dua kali diterbitkan dan dibahas bersama tadi. Rencananya terbitan ketiga buku yang sama itu akan dilaunching.
“Mei mendatang giliran kami yang ke Hungaria dengan cara yang sama menulis buku,” kata Ketua DPRD Surabaya Armuji.
Namun pada edisi ketiga buku itu akan lebih fokus pada kesamaan Surabaya dan Kota Budapest.
Dua kota ini sama-sama sebagai kota perdagangan dan jasa serta kota maritim. Hungaria memiliki pelabuhan sebagai pintu masuk ke Eropa.
Delegasi Hungaria merasa bangga karena mereka mendapat kesempatan disematkan Udeng Suroboyoan. Kekhasan ini bikin senang dan Udeng itu terus dipakai mereka.












