Sementara itu, Pemkot Surabaya mengaku kalau jembatan Kartini yang ambles itu bukan karena tergerus air akibat hujan.
“Bukan karena penahan tergerus air tetapi karena usia jembatan yang dibangun sejak 1970 an,” kata Kepala Dinas PU Bina Marga dan Pematusan Kota Surabaya Erna Purnawati.
Erna kembali mengatakan amblesnya Jembatan Kartini sudah diketahui karena itu masuk dalam rencana revitalisasi.
“Jembatan itu sudah masuk perencanaan perbaikan peremajaan sejak 2017 dan sudah kami lelang serta sudah ada pemenang lelang. April 2018 tinggal pelaksanaan,” ujar Erna.











