Penerapan Pembelajaran Darurat
Mulai 8 Desember 2025, Kemendikdasmen menginstruksikan penerapan pembelajaran darurat dengan skema fleksibel, termasuk:
Pendirian ruang kelas sementara. Pengalihan siswa ke sekolah terdekat yang aman. Penyesuaian jadwal belajar dan ujian.Pemanfaatan modul pembelajaran kedaruratan.
”Kami memberikan fleksibilitas penuh kepada daerah agar pembelajaran tetap berlangsung tanpa mengabaikan kondisi keselamatan dan psikologis peserta didik,” kata Abdul Mu’ti.
Penguatan Program SPAB Jangka Panjang
Sebagai upaya jangka menengah dan panjang, pemerintah fokus pada Penguatan Program Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB). Ini mencakup pelatihan mitigasi, penyusunan rencana kedaruratan sekolah, dan peningkatan kapasitas pendidik di wilayah rawan bencana.
Ketua Komisi X DPR RI, Hetifah Sjaifudian, mengapresiasi langkah cepat ini, menyatakan bahwa pendidikan juga merupakan ruang perlindungan dan pemulihan bagi anak-anak terdampak.
Kemendikdasmen berkomitmen untuk memastikan tidak ada anak Indonesia yang kehilangan hak belajar akibat bencana, melalui sinergi pusat-daerah, dukungan anggaran, dan kesiapsiagaan sekolah yang berkelanjutan. ( wa/infp)












