Cakrawalanews.co – Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Jember, bekerja sama dengan Japanese Red Cross Society (JRCS), melaksanakan rangkaian kegiatan pendampingan dan evaluasi untuk mengukur efektivitas program Sekolah dan Masyarakat Tangguh
Bencana (SMTB). Kegiatan ini berfokus pada upaya pengurangan risiko bencana (DRR) berbasis komunitas di desa-desa mitra di Kecamatan Puger dan Gumukmas.
Rangkaian evaluasi ini dimulai dengan pendampingan terhadap anggota SIBAT (Siaga Bencana Berbasis Masyarakat) Desa Puger Wetan pada Kamis, 4 Desember 2025.
Pertemuan ini menjadi sesi evaluasi lanjutan dari kegiatan kampanye kesiapsiagaan bencana yang selama ini mereka lakukan dengan metode door-to-door (dari rumah ke rumah).
Weni Catur Fitriani, Koordinator Lapangan Proyek SMTB, menyatakan bahwa pendampingan ini krusial untuk memastikan pesan-pesan kesiapsiagaan dipahami dan diterapkan masyarakat.
”Metode door-to-door terbukti efektif dalam menyentuh setiap individu. Di Puger Wetan, sebanyak 765 Kepala Keluarga (KK) berhasil diedukasi mengenai pengurangan risiko bencana, khususnya ancaman seperti tsunami,” ujar Weni.
Anggota SIBAT Puger Wetan membagikan pengalaman dan tantangan mereka dalam menyosialisasikan mitigasi bencana di wilayah pesisir.
Program evaluasi dan penguatan kapasitas ini akan berlanjut ke desa dan sekolah mitra lainnya:












