cakrawalanews.co
Cakrawala Jatim Cakrawala Pilkada Indeks

Komisi A DPRD Jatim Pantau Persiapan Pelaksanaan Pilkada di KPU Banyuwangi

Banyuwangi. Cakrawalanews.co – Guna memastikan pelaksanaan Pilkada serentak 2020 di 19 kabupaten/kota Jawa Timur  berjalan lancar dan menerapkan Protokol kesehatan yang telah ditetapkan. Komisi A DPRD Jatim langsung mendatangi atau kunjungan kerja ke KPU Kabupaten Banyuwangi, Rabu (22/7). Dimana kali ini, kunjungan kerja ke KPU Kabupaten Banyuwangi langsung dipimpin oleh Ketua Komisi A DPRD Jatim, Mayjen TNI (purn) Istu Hari Subagio yang didampingi oleh Wakil Ketua Komisi A DPRD Jatim, Bayu Airlangga dan Hadi Dediansyah serta anggota komisi A lainnya.

Ketua Komisi A DPRD Jatim, Mayjen TNI (Purn) Istu Hari Subagio dalam keterangan tertulisnya, Rabu (22/7) mengatakan pihak komisi A akan terus memantau persiapan pilkada di 19 kabupaten/kota. Nah kebetulan kali ini di kabupaten Banyuwangi setelah mendapatkan informasi dari KPU Banyuwangi bahwa pihak KPU di Banyuwangi telah siap melaksanakan protokol kesehatan seperti rapid tes bagi setiap anggota PPS dan PPK.

Tidak hanya soal protokol kesehatan saja, Ketua Komisi A juga menyampaikan agar KPU di Banyuwangi terus melakukan sosialisasi ke Masyarakat. Hal ini dilakukan agar angka partisipasi masyarakat di pilkada Banyuwangi naik di pilkada 2020. “Berdasarkan data yang kita terima pemilih di kab. Banyuwangi ini hanya 59% sedangkan pemerintah pusat menargetkan pemilih untuk pilkada kali yaitu 77,5% perkota/kabupaten. Ini merupakan PR yang tidak mudah untuk kab. Banyuwangi untuk menambah angka partisipasi dalam pemilu kali ini, diperlukan inovasi inovasi yang baru agar partisipasi pemilih tahun ini meningkat seperti membuat event di kampus atau membuat kampung peduli pemilu,”tegas Istu mantan Pangdam Bukit Barisan ini.

Istu Hari Subagio politisi asal Fraksi Golkar Jatim ini, mengingatkan KPU agar pilkada 2020 ini dilakukan secara fairplay. KPU harus jeli terhadap mana money politic mana bantuan sosial, karena di saat pandemi corona ini tentu banyak pihak pihak yang memanfaatkan kesempatan dalam kesempitan. “Hasil dari monitoring dan evaluasi nanti akan dibahas bersama di DPRD Jawa Timur untuk menetapkan langkah dan kebijkan kedepan agar pelayanan untuk masyarakat menjadi lebih baik,”pungkasnya.

Sementara itu Sekertaris (Plt) KPU Kab. Banyuwangi, Yuliani Dewi mengatakan untuk total anggaran Pilkada Serentak 2020 di Kab. Banyuwangi yang sudah disepakati dalam NPHD sebesar 89,7 milyar dan tambahan dari APBN untuk APD covid 19 serta penambahan TPS sebesar 54 milyar. “Di Kab. Banyuwangi ini memiliki jumlah pemilih 1.257.684 yang tersebar di 25 kecamatan di 2.860 TPS. Untuk memastikan kita telah melaksanakan protokol kesehatan salah satunya dengan cara penambahan TPS sekitar 885 yaitu menjadi 3.745, karena awalnya di isi oleh 800 pemilih di kurangi menjadi 500 pemilih agar pemilih tidak berdesak desakan (menerapkan social distancing), dan KPU Kab Banyuwangi siap melaksanakan Protokol kesehatan di setiap tahapan pilkada di Banyuwangi,”pungkasnya. (caa)