Terjadi Gempa Besar, Masyarakat Pesisir Harus Lakukan Ini

Oktober 6, 2018
0

Kepala Bidang Informasi Gempa Bumi dan Peringatan Dini Tsunami Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Daryono

Jakarta, cakrawalanews.co – Kepala Bidang Informasi Gempa Bumi dan Peringatan Dini Tsunami Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Daryono, menyatakan ketika terjadi gempa besar masyarakat pesisir harus langsung mengamankan diri tanpa harus menunggu peringatan dini tsunami.

“Terutama masyarakat di pesisir, jika terjadi gempa, merasakan guncangan kuat atau durasinya agak lama, tidak usah menunggu peringatan dini tsunami BMKG. Tapi langsung menjauh dari pantai. Jadi itu konsep evakuasi mandiri,” katanya, melalui siaran persnya, Sabtu (6/10/2018).

Ia menjelaskan wilayah Indonesia Timur memiliki sumber gempa dekat pantai dan dekat pesisir sangat banyak, sehingga yang paling tepat disana adalah evakuasi mandiri. “Jika terjadi gempa dan kita merasakan di pesisir, maka gempa itu adalah peringatan dini tsunaminya. Masalah ada tsunami atau tidak itu urusan belakang tapi yang jelas jiwa harus selamat,” tuturnya.

Lebih lanjut, Daryono menyarankan masyarakat yang tinggal di daerah gempa, baik itu di Lombok maupun di Palu untuk selalu waspada. Khusus yang di Palu untuk tidak menempati rumah-rumah yang sudah retak atau miring karena kalau terjadi gempa signifikan susulan itu bisa lebih parah dan roboh.

“Jangan beraktivitas di tepi tebing curam karena jika terjadi gempa besar, lereng-lereng yang sudah tidak stabil itu bisa longsor. Hingga saat ini memang belum ada teknologi dan ilmu pengetahuan yang dapat memprediksi dengan tepat dan akurat, meramal akurat belum ada, kapan, dimana besaran gempa itu terjadi. Tetapi kalau melihat kasus di Lombok memang itu ada sebuah pola pemicuan,” pungkasnya. (jnr)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *