Surabaya,Cakrawalanews.co – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Jatim membeberkan adanya ketidak beresan dalam penyaluran bantuan untuk masyarakat terdampak Covid-19.
Menurut Tim Koordinator KNPI Jatim Covid-19, Imam Syafii mengatakan Pemprov Jatim telah menggulirkan paket kebijakan ekonomi untuk membantu masyarakat terdampak Covid-19. “Diantaranya dengan memangkas Rancangan belanja prioritas dalam APBD Jatim.
“Tidak kurang 30 hingga 35 persen APBD Jatim diperuntukkan dalam penanganan covid-19,”ungkapnya saat dikonfirmasi di Surabaya usai menemui Komisi A DPRD Jatim, Senin (18/5).
Imam Safii mengatakan selama masa pandemic Covid-19, Pemprov Jatim memastikan sudah ada sembilan skema bantuan dari pemerintah untuk masyarakt terdampak Covid-19. Baik dari pusat, provinsi juga kabupaten/kota.
“ Tak hanya itu, gubernur memberikan ruang aduan bisa melalui virtual,”jelasnya.
Dikatakan pula oleh Imam Safii, selama berlangsungnya pandemi Covid-19,KNPI Jatim menemukan beberapa permasalahan yang ditemukan saat pengucuran bantuan kepada masyarakat terdampak Covid-19.
“Ada beberapa masalah yang didaerah yang perlu ditindaklanjuti oleh Pemprov,”jelasnya.













