
Jakarta, cakrawalanews.co – Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) menyoroti tarif tol Trans Jawa yang dinilai masih mahal, baik untuk kendaraan pribadi maupun angkutan barang atau truk.
“Akibat dari hal ini, volume lalu lintas di jalan tol Trans Jawa, masih tampak sepi, lengang. Seperti bukan jalan tol saja, terutama selepas ruas Pejagan,” kata Tulus Abadi, Ketua Pengurus Harian YLKI, seperti dilansir dari laman Kompas, Sabtu (9/2/19).
Untuk itu, usulan agar tarif tol Trans Jawa dievaluasi/diturunkan, merupakan hal yang rasional.
“Masih sepinya jalan tol Trans Jawa, jelas dipicu oleh tarif tol yang mahal itu,” tambahnya.












