Cakrawala DaerahPeristiwa

DLHP Magetan Budidayakan Lidah Mertua Jadi Benteng Penyerap Polusi di TPA

×

DLHP Magetan Budidayakan Lidah Mertua Jadi Benteng Penyerap Polusi di TPA

Sebarkan artikel ini
lidah mertua.jpeg
lidah mertua.jpeg

Cakrawalanews.co-Dinas Lingkungan Hidup dan Pangan (DLHP) Kabupaten Magetan, Jawa Timur, tengah mengembangkan budidaya tanaman lidah mertua (Sansevieria) sebagai solusi alami penyerap polutan di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah setempat. Langkah ini diambil untuk meningkatkan kualitas udara sekaligus mempercantik estetika kawasan pengolahan limbah tersebut.

Kepala DLHP Kabupaten Magetan, Saif Muchlissun, menjelaskan bahwa inisiatif ini bermula dari keluhan klasik masyarakat sekitar mengenai aroma tidak sedap dan penurunan kualitas udara akibat pembusukan sampah. Lidah mertua dipilih secara khusus karena kemampuannya yang luar biasa dalam menyerap karbon monoksida, nikotin, serta racun berbahaya lainnya, bahkan tetap memproduksi oksigen pada malam hari.

“Kami ingin mengubah tampilan TPA, dari yang tadinya identik dengan kesan kotor dan bau, menjadi kawasan yang lebih hijau dan fungsional secara ekologis. Lidah mertua bekerja 24 jam menyaring udara racun hasil aktivitas sampah,” ujar Saif Muchlissun dalam keterangannya di Magetan, Senin.

Untuk mendukung program tersebut, DLHP Magetan telah memusatkan kegiatan pembibitan dan perambatan di lokasi strategis, yakni Pusat Pembibitan DLHP di Kelurahan Bulukerto. Di lokasi ini, ratusan bibit dirawat secara intensif guna memastikan kualitasnya sebelum didistribusikan ke berbagai TPA dan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) di seluruh wilayah Magetan.

Pemilihan lokasi di Bulukerto bertujuan untuk memudahkan pengawasan sehingga tanaman yang dihasilkan benar-benar siap menjadi benteng pertahanan melawan polusi. Saat ini, proses pembibitan mandiri terus dipacu agar tanaman bisa segera ditanam secara rapat di sekeliling area operasional sampah.

Saif menambahkan bahwa program ini diharapkan tidak hanya memberikan dampak instan bagi kualitas udara, tetapi juga menjadi model percontohan pengelolaan lingkungan berbasis alam. Melalui penanaman lidah mertua, DLHP Magetan berupaya membuktikan bahwa dengan pendekatan yang tepat, lokasi pembuangan sampah dapat ditata menjadi bagian dari solusi perbaikan lingkungan hidup yang berkelanjutan.( wa/ar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *