Cakrawalanews.co- Dinas Pendidikan Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, secara resmi mengusulkan revitalisasi bagi 392 bangunan sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP) kepada pemerintah pusat untuk tahun anggaran 2026. Langkah ini diambil menyusul banyaknya kondisi bangunan yang memerlukan perbaikan mendesak guna menunjang kelancaran pendidikan.
Pelaksana Tugas Kepala Disdik Tulungagung, Sukowinarno, menjelaskan bahwa ratusan bangunan tersebut tersebar dari wilayah perkotaan hingga pelosok pinggiran. Banyak di antaranya merupakan bangunan tua yang selama ini belum pernah mendapatkan program revitalisasi secara menyeluruh.
“Total ada 392 bangunan yang kami usulkan, terdiri atas 366 SD dan 26 SMP. Banyak di antaranya membutuhkan perbaikan ruang kelas agar proses belajar lebih aman dan nyaman,” kata Sukowinarno pada Minggu.
Kesenjangan antara kebutuhan lapangan dan bantuan yang diterima menjadi alasan kuat pengajuan ini. Sebagai gambaran, pada tahun 2025, Kabupaten Tulungagung hanya mendapatkan kuota bantuan revitalisasi untuk lima bangunan SD dari pemerintah pusat. Jumlah tersebut dinilai sangat minim jika dibandingkan dengan tingkat kerusakan yang ada.
Sukowinarno menekankan bahwa usulan revitalisasi ini tidak selalu berarti pembangunan gedung dari nol. Fokus utamanya adalah perbaikan pada ruang-ruang kelas serta bagian bangunan yang sudah usang agar Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) bisa berjalan optimal. Keterbatasan APBD Tulungagung, yang hanya mengalokasikan sekitar Rp4 miliar per tahun untuk rehabilitasi sekolah, membuat pihak dinas harus mencari sumber pendanaan lain dari pusat.
Sebelum pengajuan dilakukan, Disdik telah merampungkan pendataan dan pemetaan berdasarkan tingkat kerusakan fisik di tiap sekolah. Nantinya, pemerintah pusat akan melakukan verifikasi dan kajian teknis untuk menentukan skala prioritas sekolah mana saja yang akan menerima bantuan.
“Kami realistis tidak semua usulan dapat dikabulkan, namun berharap ada tambahan kuota revitalisasi pada 2026 atau 2027,” ujarnya.( wa/ar)












