Cakrawalanews.co – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Malang, Jawa Timur, mengambil langkah proaktif dalam mengantisipasi penyebaran HIV/AIDS di lingkungan penjara. Melalui layanan konseling dan tes (VCT) mobile yang digelar pada Selasa, pihak Lapas berkomitmen memastikan kesehatan para warga binaan terjaga dengan baik.
Kepala Lapas Kelas I Malang, Teguh Pamuji, menjelaskan bahwa proses deteksi dini ini melibatkan tenaga kesehatan dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang. Sebanyak 155 warga binaan menjadi sasaran pemeriksaan dalam agenda rutin tersebut. Menurut Teguh, kegiatan ini bukan sekadar pemeriksaan formalitas, melainkan bentuk nyata komitmen Lapas dalam meningkatkan kualitas hidup serta menjamin hak kesehatan para warga binaan sebagaimana masyarakat pada umumnya.
Selain melakukan tes kesehatan dan skrining penyakit seksual menular, tim medis juga memberikan edukasi komprehensif mengenai pola hidup bersih dan sehat (PHBS). Langkah preventif ini dinilai sangat krusial mengingat lingkungan Lapas memiliki tingkat kerentanan yang cukup tinggi terhadap penularan penyakit. Selama proses berlangsung, para warga binaan mengikuti tahapan pemeriksaan dengan tertib dan kooperatif.
Teguh menegaskan bahwa sinergisitas dengan Pemerintah Kota Malang akan terus diperkuat di masa mendatang. Ia berharap kolaborasi berkelanjutan ini dapat menciptakan lingkungan Lapas yang aman dan sehat, sekaligus meningkatkan kesadaran individu para warga binaan akan pentingnya menjaga kesehatan pribadi serta kebersihan lingkungan sekitar demi kebaikan bersama.( ,ar/n)












