Cakrawalanews.co-Surabaya kembali menegaskan posisinya di panggung internasional dengan menjadi satu-satunya perwakilan Indonesia dalam ajang Tokyo Global Forum on Children (TGFC) 2026.
Forum yang berlangsung di Tokyo, Jepang, pada 4–6 Februari 2026 ini mempertemukan 20 kota besar dunia, termasuk New York, London, dan Singapura, untuk mendiskusikan inovasi dalam pemenuhan hak anak serta remaja melalui jejaring Child Friendly Cities Initiative (CFCI) UNICEF.
Kepala Bappeda Kota Surabaya, Irvan Wahyudrajad, menyatakan bahwa keterlibatan ini merupakan bukti pengakuan dunia terhadap kebijakan pembangunan Surabaya.
Dalam forum tersebut, Pemkot Surabaya memaparkan model layanan anak yang holistik dan integratif. Pendekatan ini mencakup pendampingan sejak usia dini hingga remaja dengan melibatkan ekosistem pengasuhan yang kuat, termasuk penguatan peran ayah sebagai elemen kunci pendidikan keluarga.
Ketua Tim Kerja Pembangunan Manusia Bappeda Surabaya, Puspita Ayuningtyas Prawesti, menambahkan bahwa kunci keberhasilan Surabaya terletak pada layanan publik yang berbasis komunitas. Melalui optimalisasi Balai RW, pemerintah hadir menyediakan fasilitas kesehatan, perlindungan sosial, hingga kesehatan mental yang mudah dijangkau.
Model ini mendapat apresiasi tinggi dari Pemerintah Metropolitan Tokyo karena dinilai berhasil menjawab tantangan global terkait kesejahteraan anak secara berkelanjutan.
Partisipasi Surabaya semakin istimewa dengan kehadiran Revalina Fernanda, siswi SMPN 1 Surabaya sekaligus anggota Forum Anak Surabaya. Di hadapan delegasi internasional, Revalina membagikan pengalamannya tumbuh di Surabaya, mulai dari ketersediaan ruang aman hingga keterlibatan aktif anak dalam pengambilan keputusan pembangunan kota. Hal ini menjadi bukti nyata komitmen Surabaya dalam mewujudkan partisipasi bermakna bagi generasi muda.
Prestasi ini didukung oleh rekam jejak Surabaya yang telah tujuh kali berturut-turut meraih predikat Kota Layak Anak tingkat nasional.
Sebagai satu-satunya kota di Indonesia yang tergabung dalam CFCI UNICEF, Surabaya sukses menunjukkan bahwa kebijakan berbasis komunitas mampu bersaing dan menjadi inspirasi bagi kota-kota besar lainnya di seluruh penjuru dunia.( wa/ar)












