Cakrawala DaerahCakrawala JatimCakrawala NewsHeadline

Pemkot Kediri Targetkan Operasional IPLT Campurejo Mulai Maret 2026

×

Pemkot Kediri Targetkan Operasional IPLT Campurejo Mulai Maret 2026

Sebarkan artikel ini
Wali Kota Kediri, Vinanda.jpg
Wali Kota Kediri, Vinanda.jpg

Cakrawalanews.co,Pemerintah Kota Kediri, Jawa Timur, tengah mematangkan persiapan operasional Instalasi Pengolahan Lumpur Tinja (IPLT) di Kelurahan Campurejo yang ditargetkan mulai berfungsi pada Maret 2026.

Wali Kota Kediri, Vinanda Prameswati, menegaskan bahwa pembangunan IPLT ini merupakan langkah strategis untuk mendukung sanitasi layak sekaligus memastikan pengolahan limbah domestik dilakukan secara aman dan ramah lingkungan agar tidak mencemari ekosistem sekitar.

Vinanda menjelaskan bahwa fungsi IPLT sangat krusial dalam mencegah penyebaran berbagai penyakit akibat sanitasi yang buruk. Selain sebagai fasilitas pengolahan limbah, lokasi IPLT yang berada di kawasan Taman Ramah Kelurahan Campurejo ini juga dikembangkan sebagai sarana edukasi bagi masyarakat serta fasilitas olahraga.

Menurutnya, penting bagi warga untuk mengenal manfaat besar dari fasilitas ini demi keberlanjutan lingkungan kota.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Kediri, Endang Kartikasari, merinci bahwa proyek ini telah berjalan secara bertahap sejak tahun 2024 melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) Sanitasi, yang kemudian dilanjutkan dengan pembangunan akses jalan pada tahun 2025.

Saat ini, Pemkot fokus pada kesiapan operasional, termasuk memberikan pelatihan khusus bagi para petugas dengan melibatkan narasumber dari Balai Sanitasi.

Untuk mendukung keberlanjutan program, Dinas PUPR juga sedang menyusun kajian pembentukan Unit Pelaksana Teknis (UPT) IPLT, Peraturan Daerah (Perda) mengenai air limbah, serta skema penyedotan lumpur tinja terjadwal bagi instansi maupun rumah tangga.

Endang mengimbau masyarakat untuk melakukan penyedotan tangki septik setiap 3 hingga 5 tahun sekali guna mencegah kebocoran yang berisiko mencemari air tanah.

Saat ini, IPLT Campurejo memiliki kapasitas pengolahan sebesar 15 meter kubik per hari yang diproyeksikan mampu melayani kebutuhan hingga 50.000 kepala keluarga (KK) sampai tahun 2030 mendatang.

Meski struktur UPT resmi masih dalam proses, operasional awal akan dijalankan oleh tim teknis yang terdiri dari 20 personel, meliputi pengemudi truk tinja, petugas keamanan, hingga tenaga kebersihan.( wa/at)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *