Cakrawalanews.co, – Pelaksanaan bazar kendaraan bermotor (ranmor) yang digelar di Mapolrestabes Surabaya kini memasuki fase akhir.
Program yang bertujuan mengembalikan sepeda motor hasil curian kepada pemilik sahnya ini telah berlangsung dalam dua tahap, dimulai sejak 21 Januari dan dijadwalkan berakhir pada 30 Januari 2026.
Menariknya, agenda penutupan ini tidak hanya fokus pada pengembalian kendaraan. Polrestabes Surabaya juga meluncurkan fasilitas baru bagi masyarakat berupa pembagian dan pemasangan alarm motor secara gratis.
Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Luthfie Sulistiawan, menyatakan bahwa penggunaan alarm memiliki keunggulan signifikan dibandingkan sistem keamanan konvensional seperti kunci ganda.
Menurutnya, alarm lebih praktis dan efektif karena mampu memberikan respons otomatis serta efek kejut yang menarik perhatian sekitar saat kendaraan diusik oleh pelaku kejahatan.
Kasat Samapta Polrestabes Surabaya, AKBP Erika Purwana Putra, menegaskan bahwa program ini terbuka untuk umum sebagai upaya kolaboratif menekan angka pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di Surabaya.
Pemasangan alat dilakukan langsung oleh personel di Mapolrestabes Surabaya secara bertahap. Mengingat keterbatasan jumlah perangkat dan tenaga teknis, pihak kepolisian akan menerapkan sistem kuota harian bagi warga yang datang.
Langkah ini bukan sekadar bantuan teknis, melainkan bentuk apresiasi kepolisian kepada masyarakat sekaligus upaya membangun kesadaran kolektif tentang pentingnya keamanan mandiri.
Sebagai bagian dari kampanye edukasi digital, masyarakat yang berminat mendapatkan alarm gratis diminta untuk berinteraksi melalui akun media sosial resmi Kapolrestabes dan Kasat Samapta Polrestabes Surabaya.
Dengan keterlibatan aktif warga, diharapkan lingkungan di Surabaya menjadi lebih aman dan kondusif.( wa,/ar)












