Cakrawalanews.co-Pemerintah Kota Mojokerto resmi memperkenalkan destinasi wisata baru berupa susur Sungai Ngotok yang berlokasi di kawasan Taman Bahari Mojopahit (TBM).
Peluncuran wahana ini dilakukan langsung oleh Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari, bertepatan dengan aksi kerja bakti massal dan penanaman pohon dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Nasional serta Hari Sejuta Pohon.
Wali Kota yang akrab disapa Ning Ita tersebut menjelaskan bahwa wisata susur sungai ini merupakan bagian integral dari pengembangan strategis kawasan TBM.
Saat ini, fasilitas tersebut tengah memasuki tahap uji coba guna memastikan seluruh aspek operasional berjalan maksimal. Pemerintah telah menyiapkan standar keamanan yang ketat, mulai dari operator yang bersertifikat hingga kelengkapan sarana dan prasarana yang memadai.
Pengunjung yang ingin menikmati keindahan aliran sungai memiliki tiga pilihan transportasi air, yaitu perahu tradisional, speedboat, dan jetski. Dalam kondisi normal, tarif yang dikenakan adalah Rp200.000 untuk jetski, Rp80.000 untuk speedboat, dan Rp20.000 untuk perahu tradisional.
Namun, sebagai bentuk promosi selama masa uji coba pada Januari hingga Maret 2026, tersedia tarif khusus sebesar Rp10.000 untuk satu kali perjalanan pulang-pergi sejauh 5 kilometer dari Kali Ngotok menuju Sungai Brantas.
Ke depannya, kawasan TBM tidak hanya menawarkan wisata air, tetapi juga akan dipadukan dengan agrowisata petik jeruk di sepanjang bantaran sungai saat musim panen tiba.
Melalui integrasi berbagai potensi ini, Pemerintah Kota Mojokerto optimis Taman Bahari Mojopahit akan menjadi magnet baru pariwisata yang mampu menggerakkan roda ekonomi masyarakat sekitar secara berkelanjutan.( wa/ar)












