Gunakan gunting atau pisau yang tajam dan bersih untuk menghindari infeksi.
Potong daun sedekat mungkin dengan pangkalnya.
Lakukan pemangkasan saat tanaman sedang aktif tumbuh.
Biarkan bekas potongan mengering sebelum disiram untuk mencegah pembusukan.
2. Pemupukan Berkala: Memberikan Nutrisi yang Dibutuhkan
Meskipun Sansevieria dikenal tahan terhadap kondisi minim nutrisi, pemupukan berkala tetap penting untuk mendukung pertumbuhan yang optimal dan menjaga kesehatan tanaman.
Jenis Pupuk: Gunakan pupuk cair khusus tanaman hias atau pupuk NPK dengan kandungan nitrogen (N) yang lebih rendah daripada fosfor (P) dan kalium (K). Pupuk dengan kandungan N tinggi dapat memicu pertumbuhan daun yang terlalu cepat dan kurang proporsional untuk bonsai. Pupuk organik seperti kompos atau pupuk kandang yang sudah difermentasi juga bisa digunakan dengan dosis yang tepat.
Frekuensi Pemupukan: Berikan pupuk sebulan sekali selama musim pertumbuhan (musim semi dan musim panas). Kurangi atau hentikan pemupukan saat musim dingin atau saat tanaman sedang dorman.
Dosis: Ikuti petunjuk dosis yang tertera pada kemasan pupuk. Sebaiknya gunakan dosis yang lebih rendah dari yang dianjurkan untuk menghindari over-fertilizing (pemupukan berlebihan) yang dapat merusak tanaman.
3. Pencahayaan yang Cukup: Mendukung Proses Fotosintesis
Sansevieria membutuhkan cahaya yang cukup untuk melakukan fotosintesis dan tumbuh dengan baik. Namun, hindari paparan sinar matahari langsung yang terlalu terik, terutama pada siang hari, karena dapat menyebabkan daun terbakar.












