Achmad juga mengingatkan masyarakat untuk tidak tergoda dengan iming-iming politik uang yang sering muncul menjelang pemilihan. Ia mengajak warga berpikir rasional dengan mempertimbangkan rekam jejak calon, bukan uang atau sembako yang ditawarkan.
“Pemilih yang cerdas tentu tidak dapat dibeli dengan apapun. Kita mungkin diberi Rp200 ribu atau Rp300 ribu, tapi nantinya kita akan merasakan dampaknya, terutama dalam hal pendidikan. Jika kita memilih pemimpin yang tepat seperti Bu Risma-Gus Hans, anak-anak kita akan mendapatkan pendidikan SMA-SMK gratis,” jelasnya.
Achmad menekankan bahwa memilih pemimpin yang peduli terhadap pendidikan akan memberikan manfaat jangka panjang bagi generasi mendatang. Ia mencontohkan bahwa pendidikan gratis untuk jenjang SMA-SMK dapat meringankan beban keluarga dan membantu menciptakan generasi penerus bangsa yang berkualitas.
“Kalau kita memilih Bu Risma-Gus Hans, kita tidak diberi apa-apa sekarang, tetapi anak-anak kita akan mendapatkan pendidikan gratis sehingga mampu menjadi generasi cerdas dan berkualitas,” tambahnya.












