“Tahun ini kita merayakan 75 tahun hubungan diplomatik antara Australia dan Indonesia. Namun, hubungan antar masyarakat kita sudah terjalin jauh sebelum kemerdekaan Indonesia,” ujar Glen Askew.
Ia juga menuturkan bahwa Australia merupakan salah satu negara pertama yang mendukung kemerdekaan Indonesia. Oleh sebab itu, Presiden Soekarno memilih Australia untuk menjadi perwakilan Indonesia dalam perundingan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) terkait kemerdekaan Indonesia.
“Di Australia sendiri, terdapat aksi boikot yang dilakukan oleh pekerja dermaga terhadap kapal-kapal Belanda yang berada di pelabuhan Australia, sebagai bentuk dukungan terhadap kemerdekaan Indonesia,” ungkap Glen.












