Khususnya terkait upaya menyiapkan santri dan lembaga pendidikannya generasi Jawa Timur yang lebih baik ke depan. Para ulama dan guru besar yang hadir dalam pertemuan itu memberikan banyak masukan bagaimana menyiapkan SDM yang berkualitas.
“Jadi sebetulnya ini saya dan Mas Emil sedang belanja masalah untuk hal-hal yang bisa dilakukan sesuai kewenangan Pemprov dan hal-hal stretegis yang bisa kita upayakan dengan kolaborasi dan sinergi lintas lembaga baik dalam maupun negeri,” ujar Khofifah.
Cagub petahana ini kemudian menyebut bahwa salah satu lembaga yang sekarang sedang dilakukan proses penyiapan adalah program magang bagi siswa SMK otomotif ke Jepang. Dan banyak program program lain yang juga dibahas untuk peningkatan kualitas SDM Jatim.
“Yang jelas masukan yang kami terima dari diskusi ini akan kami rumuskan untuk ke depan kita ikhtiarkan bagaimana generasi Jatim menjadi generasi emas berkualitas,” pungkasnya.
Di sisi lain Ketua PW NU Jatim KH Abdul Hakim Mahfudz atau Gus Kikin menjelaskan bahwa diterimanya silaturahmi Khofifah-Emil ini bukan karena momen politik saja. Tapi karena hubungan Khofifah-Emil adalah hubungan keluarga besar NU.











