cakrawalanews.co – Awan, benda langit yang begitu dekat dengan kehidupan kita, seringkali hanya dianggap sebagai hiasan langit. Padahal, di balik keindahan bentuk dan warnanya, awan menyimpan berbagai misteri dan peran penting dalam siklus hidrologi. Salah satu cara untuk memahami awan lebih dalam adalah dengan mengklasifikasikannya berdasarkan ketinggiannya. Mari kita telusuri lebih jauh tentang 4 jenis awan utama dan ketinggiannya.
1. Awan Tinggi: Kristal Es di Langit
Awan tinggi berada pada ketinggian lebih dari 6.000 meter di atas permukaan laut. Karena berada pada ketinggian yang ekstrim, suhu di sekitar awan ini sangat rendah sehingga uap air yang terkandung di dalamnya membeku menjadi kristal-kristal es. Jenis awan tinggi yang umum dijumpai antara lain cirrus, cirrocumulus, dan cirrostratus. Awan cirrus misalnya, seringkali terlihat seperti serat halus yang memanjang di langit dan sering menjadi pertanda cuaca cerah.
2. Awan Menengah: Perantara Langit dan Bumi
Awan menengah berada pada ketinggian antara 2.000 hingga 6.000 meter di atas permukaan laut. Jenis awan ini terdiri dari tetesan air dan kristal es. Awan altocumulus adalah contoh awan menengah yang sering kita lihat. Awan ini berbentuk gumpalan-gumpalan kecil yang tersusun rapi seperti sisik ikan. Adanya awan altocumulus sering menjadi pertanda akan terjadinya perubahan cuaca dalam beberapa jam ke depan.












