Dalam prosesnya, pelaksanaan SOTH juga menggandeng sejumlah perguruan tinggi di Kota Surabaya, di antaranya adalah Universitas Airlangga, Universitas Negeri Surabaya, Universitas Surabaya, Universitas Nahdlatul Ulama, dan Universitas Teknologi Surabaya. Tentunya juga berkolaborasi dengan sejumlah PD di lingkup Pemkot Surabaya, yakni DP3A-PPKB, Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan Kota Surabaya, serta didampingi oleh BKKBN Kota Surabaya.
“SOTH angkatan ke-1 sudah dilaksanakan di 158 titik, yang mencangkup 153 kelurahan, plus di 5 percontohan. Harapannya bisa menekan kasus stunting melalui materi yang diberikan oleh SOTH, salah satunya adalah memberikan makanan bergizi untuk anak usia 0-6 tahun, dan trik pola asuh sehingga anak-anak pra stunting juga bisa tersentuh,” ujarnya.
Rini Indriyani menjelaskan, terdapat 14 materi dalam pelaksanaan SOTH. 13 materi di antaranya merupakan materi utama SOTH, sedangkan 1 materi lainnya adalah pembelajaran tambahan mengenai “Transisi PAUD ke SD yang Menyenangkan” yang akan disampaikan oleh para Bunda Paud.
“Kita tambahkan materi itu karena anak-anak berjenjang dari TK ke SD. Jadi harus kita sosialisasikan agar tidak di drill (metode latihan siap) membaca dan berhitung. Sehingga tidak perlu khawatir, semua sudah kami siapkan,” jelasnya.












