“Kita butuh koperasi. Dulu sebenarnya mau didirikan koperasi oleh Bu Gubernur, tapi entah sampai sekarang belum ada,” imbuhnya.
Menurut Nailil, dengan adanya Koperasi bisa menjadi wadah simpan pinjam warga dengan bunga relatif rendah.
“Juga menjadi wadah warga yang usaha UMKM. Entah itu soal pinjaman modal, pelatihan, pemasaran atau bentuk-bentuk untuk pengembangan usaha,” jelasnya.
Selain masalah koperasi, warga juga tidak menyia-nyiakan kesempatan bertemu wakil rakyatnya, dengan menyampaikan berbagai keluhan dan aspirasi. Mulai dari pembenahan infrastruktur kampung.
Sementara itu Wakil Ketua Komisi B Anas Karno mengatakan, banyak warga RW 07 yang mempunyai keterampilan. Seperti membuat kue, membuat sinom, bubur ayam, menjahit, dan beberapa bentuk keterampilan lainnya.












