Sarmuji menambahkan kewenangan DPD Jawa Timur hanya menyarankan dan mengusulkan. Namun, kewenangan koalisi sepenuhnya berada di tangan Ketum Airlangga.”Kita serahkan ke ketua umum (Airlangga). Siapa saja, timnya siapa, kita serahkan ke ketum untuk melakukan pertemuan koalisi. Kalau pak Airlangga nanti mengarah ke pak Prabowo, tentu kita mendukung sepenuhnya apa yang diputuskan ketum,” tegas Sarmuji.
Sekedar diketahui,Partai Golkar mendeklarasikan diri mendukung Prabowo Subianto dalam pertarungan di Pilpres 2024. Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto turut mengungkap alasan partainya memilih Prabowo.
“Kenapa Golkar menjatuhkan pilihan ke Prabowo? Tidak lain tidak bukan karena Letnan Jenderal Prabowo lahir dari rahim Partai Golkar. Oleh karena itu, beliau mengikuti berbagai kegiatan di Golkar dan kekaryaannya tidak diragukan lagi. Ini egaliter, searah, setujuan dengan Golkar, Pak Prabowo,” kata Airlangga dalam pidato deklarasinya, Minggu (13/8) di Munasprok, Jakarta.











