“Dari cerita turun-temurun makam Mbah Buyut Tondo sudah ada sebelum kawasan ini jadi pemukiman. Dulu ini kawasan Bong (kuburan Cina),” ujar Mbah Herman, warga setempat, usai doa bersama memperingati 1 Suro, yang digelar legislator PDIP Surabaya Anas Karno. Pada Sabtu (22/07/2023).
lebih lanjut Mbah Man begitu ia disapa mengatakan, makam Mbah Buyut Tondo tidak mempunyai juru kunci.
“Jadi yang merawat ya warga sini. Ada 4 sampai 5 orang termasuk saya yang rutin merawat. Tahun lalu di bantu Pak Anas untuk pemasangan lantai porselen agar terlihat lebih rapi,” terangnya.

Sementara itu, Anas Karno, Wakil Ketua Komisi B DPRD Surabaya saat mengunjungi makam Mbah Buyut Tondo, Sabtu, (22/07/2023) mengatakan makam ini warisan heritage, sebagai kearifan budaya lokal yang sudah sepatutnya kita rawat sebaik-baiknya.












