Menurut Fikri, sesungguhnya yang bisa didorong oleh pemerintah baik pusat, provinsi maupun kabupaten/kota adalah sesungguhnya pariwisata dan ekonomi kreatif.
“Memang pariwisata ini terpuruknya luar biasa di tahun 2021 bahkan dengan hunian hotel itu hanya tinggal 15% dan 85% itu drop, sehingga tidak seluruhnya bisa bertahan, ada yang sudah PHK bahkan menjual,” ujar Fikri.
Fikri mengajak untuk bangkit, berubah, bukan banyaknya wisatawan tetapi kualitas pariwisata, termasuk kenyamanan dari sisi kesehatan.
“Saya mewanti-wanti supaya tidak mendirikan desa wisata asal-asalan, jadi harus memperhatikan di desa wisata itu tempatnya indah dan menarik untuk dijadikan destinasi,” pungkas Fikri.












