Dia menyebut kemungkinan kemunculan perpecahan tersebut akibat adanya sebutan yang mendiskriditkan pihak lain. Dimana penyebutan kata-kata itu ia mungkinkan berasal dari pihak asing yang ingin memecah belah bangsa.
“Itu enggak boleh terjadi karena bukan watak bangsa kita. Ini bisa jadi upaya pihak asing memecah belah bangsa kita,” ujarnya.
Oleh karena itu, dalam momen silaturahmi tersebut, pihaknya ingin menyatukan kelompok-kelompok ormas, agama, dan suku agar bersatu.












