Legislator dari PDIP Surabaya tersebut mengatakan, penyertaan modal kepada Perseroda BPR SAU, salah satu tujuan pentingnya, untuk mengintervensi kredit modal dengan bunga ringan, kepada pelaku UKM/UMKM di Surabaya.
“Program kredit lunak dari BPR SAU, untuk menghindarkan para pelaku UKM dan UMKM yang biasanya didominasi emak-emak, dari pinjaman on line atau bank titil (rentenir), dengan bunga tinggi,” kata Anas Karno kepada 500 an emak-emak, yang menghadiri acara peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tersebut.
Kalau ini terjadi, maka nasib pelaku UKM/UMKM di Surabaya tidak semakin baik. Malah bisa jadi bangkrut, karena beban hutang dengan bunga yang tinggi.
Program ini mendapat sambutan antusias masyarakat. “Saya berpesan supaya para pelaku UKM/UMKM memanfaatkan program ini. Berkoordinasi dengan RT/RW. Saya akan kawal pengajuan kredit modal tersebut nantinya,” ujar Anas.












