“Ini pun sebenarnya sudah discreening tiap RT diwakili 2 kader. Jadi sengaja kita batasi, supaya yang datang tidak membludak,” ujarnya.
Lebih lanjut pria yang akrab disapa Ipuk tersebut mengatakan, Srikandi SZ beranggotakan ibu-ibu dari berbagai latar belakang. “Ada yang dari kelompok pengajian, ada bu RT bu RW dan ada yang Kader Surabaya Hebat,” terangnya.
Menurut politisi PDIP yang menjabat Ketua Fraksi PDIP DPRD Surabaya tersebut, Srikandi SZ merupakan kolaborator dari program wali kota untuk memakmurkan masyarakat Surabaya.












