Kalaksa BPBD Jatim Budi Santosa dalam kesempatan yang sama juga berharap agar kolaborasi antara SRPB dengan BPBD Jatim ke depan lebih ditekankan pada aspek promotif preventif atau pencegahan dan kesiapsiagaan.
Di antaranya, melalui mitigasi vegetasi sebagaimana yang ditekankan Presiden Joko Widodo saat Rakornas PB awal tahun lalu dan Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa, dalam berbagai kesempatan.
Kalaksa BPBD Jatim juga mengapresiasi pelaksanaan MoU antara SRPB dengan PWI Jatim terkait pemediaan edukasi masyarakat di bidang kebencanaan.
Baginya, hal itu sebagai simbol penguatan kolaborasi antar-unsur pentahelix dalam penanggulangan bencana di Jatim.
Kolaborasi ini, harapnya, juga bisa dikembangkan dengan elemen lain yang menjadi bagian dari unsur pentahelix.
“Karena penanggulangan bencana adalah urusan bersama yang harus dilakukan secara bersama-sama dengan melibatkan banyak unsur,” ujarnya. (Caa)












