“Yang pasti kami di Komisi C apreiasi Pemkot Surabaya, dengan melakuka pengerukan endapan lumpur dibawah box culvert guna antisipasi musim hujan.”pungkas Elok.
Seperti diketahui, saat meninjau pengerukan Rabu pekan lalu (03/09/21) Kepala Dinas PU Bina Marga dan Pematusan Kota Surabaya, Erna Purnawati mengatakan, saluran box culvert yang dari Babat Jerawat ke sisi barat memang lebih banyak endapan lumpur. Sebab, lumpur dari saluran yang belum selesai bergeser ke sisi timur.
“Jadi, box culvert yang sudah dikonversi itu kan sangat dalam, dan yang belum dikerjakan itu ada sekitar 2 kilometer, sehingga kalau hujan, lumpur yang berasal dari saluran 2 kilometer itu bergeser ke timur, makanya banyak endapan lumpur di Babat Jerawat.”ungkap Erna.(adv)












