“Pembangunan yang membuka kesempatan bekerja, berkeadilan, dan menyejahterakan rakyat,” kata dia mengutip surat Risma.
“Warga siap berbondong-bondong ke TPS dan memilih Eri-Armudji sebagai penerus Bu Risma,” imbuhnya.
Senada dengan Tavip, Bagas Abiyu, mahasiswa salah satu perguruan tinggi di Surabaya, mengatakan, “surat cinta” tak hanya bermakna ajakan menyukseskan Pilkada Surabaya.
“Bagi saya warga Surabaya yang sudah merasakan berbagai program dari Bu Risma sepuluh tahun terakhir, surat ini juga menjadi kenang-kenangan. Saya senang sekali dapat surat ini, akan saya simpan sekaligus jadi motivasi untuk terus belajar di kampus dan ke depan bisa bareng-bareng membangun Surabaya,” ujarnya.
“Warga tentu tak ingin program baik dihancurkan seperti video yang sedang viral ‘hancurkan Risma sekarang juga’, jadi kami mencoblos Eri-Armudji,” imbuh Bagas.












