“Kepada siapapun yang mengedit foto saya, saya minta untuk klarifikasi. Silakan datang ke rumah saya, klarifikasi, pasti saya maafkan,” ungkap Pengasuh Pesantren An-Najiyah Timur tersebut.
Hal itu disampaikan KH Mas Abdullah Muhajir Baasyaiban karena, hal tersebut telah menciderai moralitasnya sebagai orang yang setiap hari mengajarkan kebaikan di masyarakat.
“Sebagai orang yang setiap hari mengajar ngaji, mengajar kebaikan moralitas saya telah diciderai,” tegasnya.
Menurut dia, sejak awal dirinya mendukung Eri Cahyadi sebagai wali kota Surabaya. Dukungan itu diberikan karena melihat adanya kebaikan-kebaikan dalam diri mantan Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Kota (Bappeko) Surabaya.
Selain itu, dia juga sudah mendengar komitmen-komitmen Eri Cahyadi dalam mengembangkan pesantren, pengembangkan aswaja (ahlussunnah wal jamaah).












