“Kalau saya ditanya kekuatan yang ada pada Pak Eri itu apa?. Maka saya akan menjabawab, Pak Eri mempuyai gairah untuk menjaga hak-hak semua orang, menghilangkan kata mayoritas dan minoritas. Sehingga setiap warga negara itu merasa diayomi dan bisa merasa aman untuk beribadah,” ujar rohaniawan Pendeta Philip Mantofa.
Selain itu, lanjut Philip, mantan Kepala Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang (DCKTR) Kota Surabaya ini juga ada keinginan untuk mengembangkan dan membangun jembatan persatuan antar umat beragama, kerukunan diantara berbagai lapisan masyarakat.
“Saya rasa hal itu yang paling dibutuhkan sekarang,” ungkapnya.












