Sementara itu, Ketua IPP Tegal Dwi Istianah Susilowati menjelaskan maksud diselenggarakannya simulasi resepsi pernikahan. Menurutnya, pelaksanaan simulasi tersebut dimaksudkan untuk mensosialisasikan prosedur pernikahan yang dinilai aman dari potensi penularan Covid-19. “Secara pribadi kami sangat terpukul adanya pandemi Covid-19 ini yang secara langsung maupun tidak langsung menurunkan pendapatan, termasuk mereka pekerja seni dan pendokumentasi acara di dalamnya. Sehingga kami, IPP Tegal berinisiatif mengadakan simulasi resepsi pernikahan ini,” ungkap Dwi.
Ditanya soal komitmennya menjalankan protokol kesehatan, Dwi mengaku siap dan akan mematuhinya demi keselamatan bersama. Pihaknya juga tidak ingin penyelenggaraan resepsi pernikahan yang menjadi lahan usahanya berkembang menjadi klaster baru penularan Covid-19. (Anton)











