” Seperti misal, untuk kepala dinas koperasi yang baru harus mampu menghidupkan kembali sentra pkl-sentra pkl yang telah dibangun oleh Pemkot Surabaya. Sekarang ini kan masih banyak yang mati suri, ” ungkap Armuji.
Selain itu menurut Armuji, persoalan penataan toko swalayan dan persoalan cagar budaya, juga harus menjadi agenda prioritas yang harus diselesaikan oleh kepala dinas yang baru. ” Yaitu, Kepala Disperindagin dan Kepala Disbudpar, yang baru, ” tambahnya.
Sedangkan untuk pelayanan publik di tingkat kecamatan dan kelurahan, cukup banyak hal yang perlu dibenahi. Mengingat kecamatan dan kelurahan merupakan ujung tombak layanan kepada masyarakat. Terlebih hal ini, sempat menjadi temuan ombudsmen pada beberapa tahun yang lalu.












