“Tentunya semua masih kita seleksi dulu, mulai dari standarisasi, Branding, dan Packagingnya semua harus taraf internasional,”ujarnya.
Oleh karena itu, sebelum produk-produk UMKM tersebut dipasarkan di Jatim Mart, Pemprov Jatim akan mengadakan pelatihan atau penyuluhan terhadap UMKM-UMKM yang dianggap dapat dibawa ke pasar Singapura.
“Kita akan melakukan koordinasi dulu dengan trading house, agar UMKM kita tahu kriteria produk internasional itu seperti apa,” ujarnya.
Rencananya selain di Singapura, Jatim Mart juga akan di bangun di Vietnam. Vietnam dianggap sebagai salah satu pasar strategis karena perkembangan ekonomi Vietnam yang cukup pesat.
“Jika Singapura sebagai perdagangan dunia begitu juga dengan Vietnam yang pangsa pasarnya cukup luas, bahkan mereka telah menyiapkan lahan untuk Jatim Mart,” ujarnya.












