Cakrawala EkonomiCakrawala NasionalHeadline

APFI : Dianggap tidak Organik Lagi, Kopi Gayo ditolak Pembeli Eropa

×

APFI : Dianggap tidak Organik Lagi, Kopi Gayo ditolak Pembeli Eropa

Sebarkan artikel ini

Banda Aceh, cakrawalanews.co Eksportir kopi arabika gayo mengeluh penolakan pembeli luar negeri terhadap produk biji kopi dari kabupaten Aceh Tengah dan Bener Meriah, khususnya oleh sejumlah negara di Eropa yang selama ini menjadi pembeli utama.

Ketua Asosiasi Produser Fairtrade Indonesia (APFI), Armiadi mengatakan penolakan tersebut terjadi karena para pembeli Eropa menyebutkan hasil uji laboratorium bahwa kopi gayo kini diketahui mengandung zat kimia berupa glyphosate yang melampaui ambang batas.
“Ambang batasnya 0,01 terhadap unsur glyphosate. Yang terdapat 0,02 sudah melebihi. Artinya kopi Gayo dianggap tidak organik lagi,” katanya, di Aceh Tengah, Jumat. 11/10
Dia menjelaskan, selama ini kopi gayo selalu menjadi idola pasar dunia, karena statusnya sebagai komoditi organik, selain cita rasanya yang spesial. Karena keunggulan itu, kata Armiadi, harga jual kopi gayo di pasar dunia selama ini juga selalu tinggi di atas rata-rata harga kopi dunia.

Perbandingannya, kata dia, harga kopi dunia saat ini adalah 2,8 dolar AS atau setara Rp39.000 per kilogram untuk kopi biji hijau, sedangkan kopi Gayo berada diharga lima sampai 5,5 dolar AS per kilogram untuk kopi biji hijau.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *