Kepala Rutan Medaeng, Teguh Pamuji mengungkapkan bahwa ini merupakan dari proyek perubahan yang diusungnya. Hal itu merupakan inovasi layanan agar tidak ada lagi penumpukan di ruang tunggu pintu portir utama, karena pengunjung selama ini berdesak-desakan. Bahkan ada yang menyiasati dengan datang sejak subuh. “Mengingat 67% pekerjaan kami adalah untuk melayani kunjungan dari masyarakat, kondisi ini sebelumnya menggunakan sistem konvensional,” ujarnya.
Untuk membiasakan masyarakat, lankut teguh, pihaknya telah menyiapkan duta layanan dan duta kunjungan. Mereka akan memberikan informasi dan memberikan layanan secara optimal. “Ini juga bagian usaha pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) untuk menunjang Kanwil Kemenkumham Jatim yang semakin HEBAT,” ujarnya. (wan/jnr)












