Tidak hanya rusak, rumah di sekitar lokasi pembangunan apartemen tersebut juga mengalami penurunan tanah.
Lilianawati (33) salah satu warga terdampak menuturkan rumah yang ditinggalinya mengalami kerusakan cukup parah.
“Rumah kami banyak yang retak ya, sampai di plafon-plafon. Dari bulan berapa itu,” kata Lilianawati, Senin (29/7).
Lilianawati cemas apabila rumah yang ditempatinya itu roboh. Pasalnya, kerusakan yang terjadi pada rumahnya cukup signifikan. Bahkan ia selama ini sudah berinisiatif memperbaikinya dengan biaya sendiri.
Sementara itu, Pihak Pemkot Surabaya ketika dikonfirmasi mengenai melalui Wakil Wali Kota Surabaya Whisnu Sakti Buana terkait masalah yang dialami warga perumahan Dharmahusada ini mengaku sudah mengetahui.
“Saya dengar. Keluhan resminya sudah disampaikan ke wali kota. Nanti akan kita tindak lanjuti,” ujar Wakil Wali Kota Surabaya Whisnu Sakti Buana, Rabu (31/7).
Kasus ini kata dia akan segera dirapatkan. Whisnu juga mengatakan masih menunggu petunjuk dari wali kota untuk penanganan lebih lanjutnya setelah ini.
“Kalau sudah ada tembusan akan kita rapatkan bersama,” bebernya.












