Jokowi mengungkapkan, seharusnya ada 126 juta sertifikat tanah yang diserahkan kepada masyarakat pada 2015. Namun kenyataannya yang baru selesai baru 46 juta sertifikat. Belum rampungnya persoalan sertifikat ini turut mengakibatkan kerap terjadinya polemik sengketa tanah hingga konflik lahan. Oleh karena itu, pada 2015 Jokowi meminta kepada Menteri ATR untuk menerbitkan 7 juta sertifikat tanah pada 2017. Sebab sebelumnya penerbitan sertifikat tanah hanya 500.000 per tahun.
“Saya nggak tahu gimana caranya 5 juta harus keluar, ternyata bisa 5,3 juta keluar. Tahun depan saya minta 7 juta, tahun 2018 bisa keluar lagi. Nyatanya juga bisa kita. Tahun depan saya minta tambah lagi 9 juta, tahun ini 9 juta. Saya yakin juga akan tembus 9 juta,” katanya.(kcm/ziz)
Jokowi Janjikan Persoalan Sertifikat Tanah Kelar 2025












