Oleh karena itulah, kata dia, penyamaan persepsi tentang rehabilitasi terus dikembangkan oleh BNN bersama para APH didukung UNODC. Hal itu untuk menciptakan sinegitas yang kuat sehingga pelayanan rehabilitasi bisa maksimal.
Kepala BNN juga berharap agar jajarannya dapat membantu meningkatkan peran serta RSJ bukan hanya dari milik pemerintah tapi juga swasta. Ia berpandangan, RSJ pemerintah bisa saja disiapkan untuk rehabilitasi yang berasal dari compulsory (proses hukum) sementara swasta menangani yang voluntary (sukarela).(wan/jnr/afr/s)












