“Adakan koordinasi yang baik untuk mencari jalan keluar, sehingga memperoleh keyakinan kesiapan unsur, senjata, material dan kesiapan personel, demi suksesnya pelaksanaan latihan. Latihan ini harus dapat dimanfaatkan secara optimal,” jelasnya.
Ia menambahkan, Latopsfib juga untuk meningkatkan kemampuan prajurit dalam mengaplikasikan doktrin, taktik dan teknik operasi amfibi ke dalam perumusan rencana operasi sesuai keadaan nyata di lapangan. “Kita harus mampu mengkaji, mengevaluasi dan mengatasi berbagai permasalahan yang timbul. Menerapkan sistem koordinasi mengenai operasi amfibi yang terarah dan terpadu antar segmen-segmen yang saling berkaitan dalam kegiatan operasi. Laksanakan perencanaan, persiapan, pelaksanaan serta pengendalian operasi,” pungkasnya.(wan/jnr)












