Saat ditanya wilayah yang dianggap rawan, ia menegaksana jika semua wilayah dianggap rawan. “Kita tidak boleh meremehkan. Bukan berarti ini menakut-nakuti, tidak. Kita hanya mengantisipasi yang di Madura digerakkan dari 1.500 pasukan ada 40 persen konsentrasi di Madura karena memang wilayahnya paling luas,” ungkapnya.
Saat ini, lanjut dia, secara fisik pasukan sudah diperbantukan di kepolisian. “Jika dilihat di Polres sudah ada BKO (bantu kendali operasi, red). Mereka bantu apabila saat dibutuhkan Kapolres butuh pengerahan pasukan, mereka sudah di-stand by-kan,” tuturnya.











