Wakil Ketua Komisi C DPRD Jatim, Renville Antonio ditemui di DPRD Jatim, Selasa (12/3) mencontohkan, pada saat awal awal pemerintahan Gubernur Soekarwo, masyarakat ragu Pakde Karwo bisa membangun Sistem Pengolahan Air Minum (SPAM) Umbulan Kabupaten Pasuruan. Seperti yang sudah tertuang dalam RPJMD sebelumnya. “Waktu itu kan pemerintah ragu apakah Pemprov Jatim bisa mewujudkan itu karena sejak awal sudah seperti itu. Tapi apa, dengan bantuan semua anggota legislatif dan kita akhirnya bisa mewujudkan hal itu. Air bersih umbulan berjalan karena kita memang satu visi,” katanya.
RPJMD Jatim yang digagas Khofifah adalah tindak lanjut dari apa yang sudah dicapai Pakde Karwo. Karena itu, tidak ada alasan bagi anggota legislatif untuk menolaknya. “Saya rasa RPJMD yang harus disepakati bersama. Ini tindak lanjut dari sebelumnya guiden di Jatim dan semuanya bisa dijalankan,” ujar Renville.












