Selanjutnya di bulan Oktober 2018 ditemukan 53 konten hoaks, serta pada bulan November ditrmukan 63 konten hoaks dan di bulan Desember 2018 sebanyak 75 konten hoaks.
Rudiantara menandaskan memasuki tahun 2019 konten hoaks yang beredar di internet semakin bertambah banyak, yaitu 175 konten di bulan Januari dan 353 pada bulan Februari lalu.
“Totalnya konten hoaks yang kami temukan sejak bulan Agustus tahun lalu hingga Februari 2018 sekitar 700-an lebih. 181 konten di antaranya bertema politik. Namun berbagai tema lainnya masih berkaitan dengan Pemilihan Umum 2019,” katanya.
Menkominfo Rudiantara memastikan seluruh konten hoaks tersebut telah diberi tibdakan tegas.












