Agar berjalan efektif, Sutopo menyarankan pendidikan kebencanaan tidak dijadikan mata pelajaran baru. Jangan pula pendidikan kebencanaan dimasukkan ke dalam pendidikan karakter karena akan menjadi tidak fokus.
Menurut Sutopo, pendidikan karakter sudah terlalu banyak muatannya seperti narkoba, terorisme, bela negara dan lain-lain. Karena itu, pendidikan kebencanaan tidak akan efektif bila dimasukkan ke dalam pendidikan karakter.
“Jadikan pendidikan kebencanaan sebagai muatan lokal yang juga mengajarkan keterampilan, simulasi dan latihan sesuai dengan potensi bencana masing-masing daerah,” tuturnya.











