Cakrawala Jatim

Antisipasi Antrax, Komisi B Minta Disnak Jatim Pantau Kesehatan Hewan Qurban

×

Antisipasi Antrax, Komisi B Minta Disnak Jatim Pantau Kesehatan Hewan Qurban

Sebarkan artikel ini

Pihaknya menggencarkan pelatihan-pelatihan untuk juru sembelih halal (Juleha). Hal ini guna memberikan bekal kepada mereka tentang cara menyembelih hewan ternak yang sesuai. “Juleha ini para takmir masjid, saat ini kami sedang melakukan pelatihan di Malang. Tentang tata cara penyembelihan, sesuai syariat Islam,” bebernya.

Terlepas dari itu, Wemmi memastikan bahwa hingga berita ini diturunkan, tidak ada temuan kasus penyakit hewan qurban yang dapat menular kepada manusia (zoonosis). “Alhamdulillah, tidak ada kasus ternak yang terjangkit penyakit menular strategis maupun zoonisis,” ungkapnya.

Ia menambahkan, bukan berarti tidak ada kemungkinan adanya penyakit pada hewan. Guna mengantisipasinya, disnak memastikan bahwa tetap akan ada pengawasan terkait lalu lintas hewan, terutama di perbatasan didirikan pos-pos pemeriksaan hewan atau check point seperti di Ngawi, Magetan, Tuban, dan Banyuwangi. (jn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *